-->
Purnomo Wahyudi

Pengulangan (Looping) [22/9/2016]

Pengulangan (Looping) [22/9/2016]
Pembinaan Ekstrakurikuler OSN Bidang TIK
Kamis, [22/09/2016] Pukul 13.30 - 15.30 WIB


Pengulangan (Looping)

Struktur pengulangan secara umum terdiri atas dua bagian :
  1. Kondisi pengulangan, yaitu ekspresi boolean yang harus dipenuhi untuk melaksanakan pengulangan. Kondisi ini ada yang dinyatakan secara eksplisit oleh pemrograman atau dikelola sendiri oleh komputer (implisit)
  2. Terminasi, yaitu aksi yang dilakukan setelah pengulangan selesai dilaksanakan.
Di dalam algoritma terdapat beberapa macam konstruksi pengulangan yang berbeda. Beberapa konstruksi dapat dipakai untuk masalah yang sama. Namun ada konstruksi pengulangan yang hanya cocok dipakai untuk masalah tertentu. Pemilihan konstruksi pengulangan untuk masalah tertentu dapat mempengaruhi kebenaran algoritma.

Pernyataan FOR adalah konstruksi pengulangan tanpa kondisi (unconditional looping), artinya instruksi-instruksi di dalam badan pengulangan diulangi sejumlah kali yang dispesifikasikan oleh pemrogram. Dalam hal ini, jumlah pengulangan sudah diketahui sebelum konstruksi pengulangan eksekusi. Pada sebagian besar masalah, jumlah pengulangan tidak diketahui sebelum eksekusi program. Yang dapat ditentukan hanyalah kondisi berhenti pengulangan, artinya instruksi-instruksi di dalam badan pengulangan diulangi sampai kondisi berhenti terpenuhi. Jenis pengulangan ini termasuk ke dalam pengulangan dengan kondisi (conditional looping). Pernyataan While dan Repeat termasuk ke dalam jenis pengulangan ini. Masing-masing konstruksi pengulangan ini dijelaskan pada pertemuan pembinaan osn minggu depan.

Konstruksi FOR digunakan untuk menghasilkan pengulangan sejumlah kali yang telah dispesifikasikan. Jumlah pengulangan diketahui atau dapat ditentukan sebelum eksekusi. Untuk mencacah beberapa kali pengulangan diperlukan sebuah (variabel) pencacah (counter). Peubah ini nilainya selalu bertambah satu setiap kali pengulangan dilakukan. Jika cacah pengulangan sudah mencapai jumlah yang dipsesifikasikan, maka pengulangan berhenti.

Bentuk umum statement For.....Do (pengulangan counter)
  • For variabel_kontrol := nilai_awal to nilai _akhir do
                                     statement;
  • For variabel_kontrol := nilai_awal downto nilai_akhir do
                                     statement;


Contoh listing program For.....Do

Uses crt;
Var
i : byte ;
begin
clrscr;
         for i := 1 to 5 do
         writeln('Pascal');
readln;
end.


Hasil Program :



Tugas
  1. Uses crt;
    var
    i : integer;
    begin
    for i := 1 to 10 do
    writeln ('Saya sedang belajar pemrograman pascal');
    readln;
    end.

    (Listing program dan hasil eksekusi (di print screen) kirim ke email : cybernet14071981@gmail.com)
  2. Uses crt;
    var
    i,j : integer;
    begin
    clrscr;
    for i := 1 to 7 do
    for j := 5 to 9 do
    writeln(j);
    readln;
    end.

    (Listing program dan hasil eksekusi (di print screen) kirim ke email : cybernet14071981@gmail.com)
  3. Uses crt;
    var
    i,j : integer;
    begin
    clrscr;
    for i := 3 to 9 do
    for j := 1 to 8 do
    writeln (i);
    readln;
    end.

    (Listing program dan hasil eksekusi (di print screen) kirim ke email : cybernet14071981@gmail.com)
  4. Uses crt;
    var
    i,j : integer;
    begin
    clrscr;
    for i := 6 downto 1 do
    for j := 8 downto 4 do
    writeln(j);
    readln;
    end.

    (Listing program dan hasil eksekusi (di print screen) kirim ke email : cybernet14071981@gmail.com)
  5. Buat listing progam untuk perulangan (looping) dengan deret berikut ini
    a. 12345671234567123456712345671234567123456712345671234567
    b. 987654398765439876543987654398765439876543
    c. *
        **
        ***
        ****
        *****
        ******
        *******
    (Listing program dan hasil eksekusi (di print screen) kirim ke email : cybernet14071981@gmail.com)




Purnomo Wahyudi
Load comments