Tentang Waktu


Menelusuri sejarah memang menyenangkan. Mencari foto yang pertama kali dicetak oleh manusia, pasti banyak fakta di luar dugaan kita. 

Foto pertama di dunia dibuat pada lempengan tembaga. Sebab teknologi kamera saat itu belum tahu bagaimana caranya mencetak foto pada lembaran kertas. Kala itu masih tahun 1800-an. 

Proses merekam citra gambarnya pun lambat sekali. Kamera butuh waktu delapan jam untuk menyimpan bayangan yang diperoleh pada lempengan tembaga tersebut. 

Artinya, jika seseorang hendak selfie di depan kamera foto tersebut, maka ia harus duduk diam dan bergaya selama delapan jam! 

Zaman pun terus berganti, manusia ikut berubah. Sekarang, kita tinggal jepret kamera handphone, maka dalam satu detik hasil fotonya sudah bisa terlihat. Berarti, manusia modern sudah menghemat waktunya selama 7 jam 59 menit 59 detik untuk satu kali foto. Luar biasa! 

Itu baru menghitung dari bidang fotografi saja. Seandainya kita menghitung total penghematan waktu dari bidang lain juga, jangan-jangan kita sudah semakin hemat puluhan jam dibanding orang pada masa lalu. Serius! 

Perjalanan berhari-hari kini hanya butuh beberapa jam saja dengan adanya kendaraan. Proses pertukaran informasi berlangsung dalam satuan detik dengan adanya internet. Dan seterusnya. 

Anehnya, manusia modern justru semakin kekurangan waktu dibanding orang-orang zaman dahulu sebelum kita. Dunia semakin praktis, tetapi sisa waktu jadi semakin sedikit? 

Mengapa demikian? Karena kita lupa bahwa waktu tidak tergantung pada teknologi, melainkan tergantung kepada Allah Yang Maha Mengatur Waktu. 

Maka aturlah waktu sebaik mungkin sesuai dengan apa yang Allah ridhai, niscaya kita akan memperoleh keberkahan waktu. 

Comments

Popular posts from this blog

Aplikasi Karaoke 5

Semangat Berkebun Tanam Buah Semangka dan Tomat Hasil Pemanfaatan Lahan Sempit Di Rumah

Masa Putih Abu-Abu