Menu
Showing posts with label SMA Rujukan. Show all posts
Showing posts with label SMA Rujukan. Show all posts


Kamis, [31/05/2018] pukul 08.00 wib bertempat di ruang laboratorium komputer SMA Negeri 1 Bojonegoro menggelar In House Training (IHT) Pengembangan Penilaian Berbasis TIK (e-Raport). Kegiatan In House Training (IHT) Pengembangan Penilaian Berbasis TIK ini merupakan salah satu program SMA Rujukan tahun 2018 yang harus dilaksanakan dan kelanjutan dari program SMA Rujukan tahun yang lalu yang sebelumnya pernah dilaksanakan yakni implementasi e-Raport yang sudah berjalan di SMA Negeri 1 Bojonegoro.


Kegiatan In House Training (IHT) yang hanya dilaksanakan 1 hari ini dibuka langsung oleh kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro, beliau adalah Dra. Hj. Sri Setyowati, M.Pd. yang dihadiri oleh seluruh tenaga pendidik SMA Negeri 1 Bojonegoro dan operator dapodikmen dari beberapa sekolah imbas yang ada di kabupaten Bojonegoro (SMA Negeri 2 Bojonegoro, SMA Negeri 3 Bojonegoro, SMA Negeri 4 Bojonegoro dan SMA Negeri 1 Dander). Selaku narasumber dalam kegiatan In House Training (IHT) Pengembangan Penilaian Berbasis TIK (e-Raport) ini beliau adalah bapak Gatot Sulistyo Budi Hutomo,S.Pd (admin operator dapodikmen SMA Negeri 1 Bojonegoro)


E-raport merupakan aplikasi berbasis web yang databasenya langsung terintegrasi dengan aplikasi dapodikmen, bukan aplikasi berbasis desktop. Sedangkan aplikasi berbasis web adalah sebuah aplikasi yang dapat diakses melalui internet atau intranet dan aplikasi e-raport ini disusun oleh Subdit Pembelajaran SMA. 



0


Sabtu, [26/05/2018] Pagi pukul 08.00 wib SMA Negeri 1 Bojonegoro menyelenggarakan Workshop Program SMA Rujukan Sosialisasi Sistem Kredit Semester (SKS) dan Penyusunan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) di ruang TRRC lantai 2 SMA Negeri 1 Bojonegoro. Kegiatan workshop program SMA Rujukan yang pelaksanaanya dilaksanakan 2 hari tersebut (sabtu dan minggu) dibuka langsung oleh beliau Drs. H. Nurali, M.Pd (Pengawas Dikmen Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Bojonegoro). Adapaun peserta workshop yang hadir dalam kegiatan sosialisasi program SMA Rujukan ini diantaranya beberapa kepala sekolah dan guru imbas di kabupaten Bojonegoro (SMA Negeri 2 Bojonegoro, SMA Negeri 3 Bojonegoro, SMA Negeri 4 Bojonegoro, SMA Negeri Model Terpadu Bojonegoro dan SMA Negeri Dander), seluruh dewan guru SMA Negeri 1 Bojonegoro, dan pengurus komite sekolah.


Selaku narasumber workshop Program SMA Rujukan Sosialisasi Sistem Kredit Semester (SKS) dan Penyusunan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) ini sekolah mendatangkan anggota Tim Pengembang Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA) Kemendikbud beliau adalah bapak H. Mujib, S.Pd, MM. 

Sistem pembelajaran dengan model Satuan Kredit Semester (SKS) merupakan bentuk penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan yang dirancang untuk memberikan layanan pendidikan yang memungkinkan peserta didik dapat menyelesaikan keseluruhan beban belajar sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan/ kecepatan belajarnya. Dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 158 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Kredit Semester pada Pendidikan Dasar dan Menengah pada Pasal 4 menyebutkan bahwa pembelajaran dengan SKS dikelola dalam bentuk pembelajaran yang berdiferensiasi bagi masing-masing kelompok peserta didik yang berbeda kecepatan belajarnya. 

Selanjutnya, Pasal 2 pada Permendikbud tersebut, mengamatkan bahwa SKS diselenggarakan dengan prinsip (a)  fleksibel; dalam arti  penyelenggaraan SKS dengan fleksibilitas pilihan mata pelajaran dan waktu penyelesaian masa  belajar yang  memungkinkan  peserta  didik menentukan dan mengatur strategi belajar secara mandiri; (b)  keunggulan; dalam arti penyelenggaraan  SKS  yang memungkinkan peserta  didik memperoleh kesempatan belajar dan mencapai tingkat kemampuan optimal sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan/kecepatan belajar; (c) maju berkelanjutan yang mengandung makna penyelenggaraan  SKS  yang  memungkinkan  peserta  didik dapat langsung  mengikuti  muatan,  mata  pelajaran  atau  program  lebih lanjut tanpa terkendala oleh peserta didik lain;dan (d)  keadilan, yang mengandung makna penyelenggaraan  SKS  yang  memungkinkan  peserta  didik  mendapatkan kesempatan  untuk  memperoleh  perlakuan  sesuai  dengan  kapasitas belajar  yang  dimiliki  dan  prestasi  belajar  yang  dicapainya  secara perseorangan

Di tahun ajaran baru ini tahun pelajaran 2018/2019, SMA Negeri 1 Bojonegoro sebagai SMA Rujukan menjadi pilot project pusat (perwakilan sekolah dari kabupaten Bojonegoro) dalam penyelenggaraan sistem pembelajaran dengan model Satuan Kredit Semester (SKS). Sistem ini memberikan kebebasan kepada peserta didik dalam memilih lamanya penyelesaian program pembelajaran. Kebijakan ini berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,  Nomor 158 Tahun 2014.   

Dalam paparannya bapak Mujib menyampaikan, banyak sisi positif dalam sistem SKS. Program ini memberikan peluang bagi siswa untuk menyelesaikan masa sekolahnya dalam waktu dua tahun. Atau paling lambat empat tahun. 



0


Bojonegoro, Minggu [16/7/2017] pukul 10.00 wib bertempat di lantai 2 ruang TRRC SMA Negeri 1 Bojonegoro diadakan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan SMA Rujukan SMAN 1 Bojonegoro. Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan SMA Rujukan ini diikuti hanya berjumlah 20 orang. Hal ini sesuai petunjuk dan arahan dari Direktorat Pembinaan SMA bahwasanya untuk jumlah peserta Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan SMA Rujukan yang dikehendaki dibatasi hanya 20 orang. Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan SMA Rujukan SMA Negeri 1 Bojonegoro dipimpin langsung oleh beliau ibu Dra. Hj. Sri Setyowati, M.Pd selaku Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro 

SMA Negeri 1 Bojonegoro di Tahun Ajaran baru 2017/2018 kembali akan menjalankan progam sebagai SMA Rujukan di Kabupaten Bojonegoro. Sekolah yang bermotto "Siap Berbagi, Ikhlas Memberi - Maju Bersama, Hebat Semua" ini akan memasuki tahun yang kedua. 

SMA Rujukan adalah program peningkatan mutu pendidikan berbasis wilayah (provinsi dan kabupaten/kota) yang diintegrasikan dengan program pembinaan lainnya dari Direktorat Pembinaan SMA, Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). dan SMA Rujukan merupakan SMA terpilih yang disesuaikan dengan kebijakan pemerintah (Nawa Cita dan Revolusi Mental), kebijakan pendidikan nasional (kerangka strategis Kemendikbud), dan perkembangan ekosistem pendidikan.

Tujuan dari program sekolah rujukan ini adalah pembinaan terhadap 614 SMA oleh Direktorat Pembinaan SMA agar dapat mencapai Standar Nasional Pendidikan (SNP). Sekolah yang terpilih menjadi SMA Rujukan diharapkan dapat menjadi model sehingga dapat dicontoh oleh sekolah lainnya. Selain itu, program SMA Rujukan juga bertujuan untuk menjadi pilot project dalam setiap implementasi program baru dalam pembangunan pendidikan SMA. 

Berikut beberapa dokumentasi kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan SMA Rujukan SMAN 1 Bojonegoro Tahun Pelajaran 2017/2018 :




Rangkaian kegiatan persiapan Tahun Ajaran baru 2017/2018  salah satunya adalah mengevaluasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang telah diterapkan pada tahun ajaran 2016/2017, dengan harapan menghasilkan rekomendasi yang benar sebagai dasar pembuatan atau perbaikan KTSP Tahun Pelajaran 2017/2018.
Selasa, [18/7/2017] Siang hari ini pukul 13.00 wib bertempat di lantai 2 ruang TRRC SMA Negeri 1 Bojonegoro mengadakan workshop penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Tahun Pelajaran 2017/2018. Dalam kegiatan review dan penyusunan KTSP dokumen I ini khususnya bagian kondisi riil, kondisi ideal, visi misi dan tujuan satuan pendidikan,penambahan  dasar hukum yang baru dan berlaku, Struktur dan Muatan Kurikulum ini, SMA Negeri 1 Bojonegoro didampingi dan sekaligus sebagai narasumber beliau adalah bapak Drs. H. Nurali, M.Pd (Pengawas Pembina SMA Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur). Workshop penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) SMA Negeri 1 Bojonegoro Tahun Pelajaran 2017/2018 dipimpin langsung oleh beliau ibu Dra. Hj. Sri Setyowati, M.Pd, selaku kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro. Kegiatan workshop ini diikuti oleh seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan SMA Negeri 1 Bojonegoro.
Berikut beberapa dokumentasi kegiatan workshop Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Tahun Pelajaran 2017/2018 SMA Negeri 1 Bojonegoro :

Briefing Pembukaan Pra Pembinaan Intensif Olympiade Sains oleh Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro dengan Tim Insan Gemilang Indonesia (IGI) Bandung

Olympiade sains merupakan ajang kompetisi siswa dalam bidang sains meliputi ; matematika, kimia, fisika, biologi, komputer, astronomi, ekonomi, geografi, dan kebumian. Kompetisi dilakukan mulai dari tingkat sekolah, kabupaten, propinsi, nasional, dan internasional. Sesuai dengan program pengembangan SMA Rujukan, prestasi bidang olympiade sains ini merupakan salah satu indikator keunggulan di SMA Negeri 1 Bojonegoro. Pembentukan tim olympiade sains di awali dari sosialiasi kepada siswa yang diadakan pada awal tahun pelajaran. Dilanjutkan pendataan peserta untuk selanjutnya akan dibimbing oleh guru pembimbing sesuai bidang mata pelajarannya. Pembinaan olympiade sains di semester gasal dilakukan setiap hari kamis selama dua jam tiap pertemuannya. Untuk menambah wawasan siswa dalam memahami tipe soal-soal olympiade sains dari tingkat kabupaten, propinsi hingga nasional di semester genap ini SMA Negeri 1 Bojonegoro bekerja sama dengan lembaga pendidikan Insan Gemilang Indonesia (IGI) Bandung yang bergerak dibidang pembinaan olympiade sains melakukan pembinaan intensif kepada siswa peserta olympiade sains selama 3 hari. Pembinaan dilakukan mulai hari senin s/d rabu [16-18/01/2017] pukul 07.00 - 17.00 wib

Berikut Beberapa Dokumentasi Program Pembinaan Intensif Olympiade Sains SMA Negeri 1 Bojonegoro :
Tim Tutor Olympiade Sains - Insan Gemilang Indonesia (IGI) Bandung)

Briefing Pembukaan Pra Pembinaan Intensif Olympiade Sains

Pembinaan Olympiade Sains 

Pembinaan Olympiade Sains 
Berikut Track Record Tim Tutor Lembaga Pendidikan Insan Gemilang Indonesia (IGI) Bandung :




Kemajuan suatu bangsa bergantung pada kualitas SDM, hal ini terkait langsung dengan peningkatan mutu pendidikan. Banyak negara yang secara geografis kecil dan relative tak mempunyai sumber daya alam, namun dapat tumbuh menjadi bangsa yang unggul, karena kualitas lulusan mampu berdaya saing dan dapat diandalkan

Bangsa Indonesia harus mengejar ketertinggalannya dari bangsa-bangsa lain di dunia, maka pendidikan di Indonesia harus lebih berorientasi pada peningkatan mutu lulusannya. Oleh karena itu jika kita berbicara tentang SMA maka kita harus berbicara tentang mutu lulusannya.

Seiring dengan upaya pemerataan pendidikan dengan pemenuhan sarana prasarana yang memerlukan biaya besar, diperlukan peningkatan mutu yang justru lebih membutuhkan tekad dan komitmen dari pada biaya. Sebagai konsekuensi logis dari komitmen untuk mengendalikan dan meningkatkan mutu, maka sekolah perlu melakukan peningkatan kualitas pendidik agar selalu dapat mengikuti perkembangan zaman yaitu perkembangan pengetahuan, teknologi informasi dan komunikasi.

Salah satu yang perlu mendapat perhatian dalam peningkatan kualitas pendidik adalah pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap masyarakat luas. Kemajuan pengetahuan di bidang teknologi ini sangat pesat, telah memasuki semua aspek kehidupan, telah mampu menembus batas-batas budaya, geografis, politik, ekonomi dan sebagainnya, sehingga hampir tidak di batasi oleh ruang dan waktu. Perkembangan dan kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan penerapannya sangat tergantung pada kemajuan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Begitu pula penerapan TIK dalam pembelajaran akan sangat mempengaruhi peningkatan mutu pendidikan antara lain dengan penerapan TIK, maka materi pelarajan yang tadinya bersifat abstrak dapat dijelaskan menjadi kongkrit dan materi pelajaran yang tidak mungkin diketahui lebih detail dapat menjadi lebih jelas. Disamping itu dengan penerapan TIK dalam pembelajaran juga memberikan suasana yang menyenangkan, dapat meningkatkan motivasi dan kreativitas siswa sehingga perkembangan siswa sesuai potensinya akan maksimal.
Memperhatikan hal tersebut diatas, peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam proses ekspolrasi, elaborasi dan konfirmasi diperlukan oleh guru dalam mengembangkan potensi siswa agar maksimal.

Selanjutnya bahwa dalam pelaksanaan proses belajar mengajar harus didukung pula oleh sarana dan prasarana yang memadahi. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) Pasal 42 ayat 1 yang menyatakan bahwa Setiap satuan pendidikan wajib memiliki sarana yang meliputi perabot, peralatan pendidikan, media pendidikan, buku,dan sumber belajar lainnya, bahan habis pakai, serta perlengkapan yang teratur dan berkelanjutan. Terkait dengan sumber belajar lainnya dalam penjelasan pasal tersebut, dapat disebutkan antara lain : journal, majalah, artikel, website, dan compact disk.

Dengan Learning Managemen System (LMS) berbasis web diharapkan dapat membantu memberikan dan menyediakan sarana belajar bagi guru dan siswa. Kita ketahui bersama dalam dunia komputer khususnya internet, website ketersediaan informasi sangat melimpah. Informasi tersebut dapat digunakan oleh guru sebagai sumber belajar dalam pelaksanaan proses belajar mengajar. Jika guru dapat memanfaatkan dan mengelola informasi-informasi tersebut maka guru tidak perlu lagi membuat bahan ajar dari awal tetapi tinggal menyempurnakan atau memodifikasi informasi tersebut sehingga memenuhi atau bahkan dapat melebihi Standar Kelulusan dan Kompetensi Dasar sesuai Standar Isi dab Standar Kompetensi Lulusan yang dipersyaratkan. Salah satu kelemahan kita saat ini adalah sebagian besar guru belum mampu memiliki kemampuan untuk mengelola dan memanfaatkan Informasi atau bahan ajar yang sangat melimpah di website, yang dapat dijadikan sebagai sumber dan bahan ajar dalam membantu pelaksanaan proses`pembelajaran.

Dasar Hukum 
  1. UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  2. PP No 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
  3. Permendikbud No 54 tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah
  4. Permendikbud No 64 tahun 2013 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah
  5. Permendikbud No 65 tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah
  6. Permendikbud No 66 tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan Dasar dan Menengah

Kegiatan dan Waktu Pelaksanaan
Pada tanggal 21 Agustus 2016 bertempat di ruang TRRC lantai 2 SMA Negeri 1 Bojonegoro telah dilaksanakan Workshop Penggunaan Soal Berbasis Aplikasi TIK

Narasumber

Selaku Narasumber Workshop Penggunaan Soal Berbasis Aplikasi TIK :
  1. Drs. H. Puji Widodo,MM (Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro)
  2. Purnomo Wahyudi,ST (Guru Mapel B-TIK SMA Negeri 1 Bojonegoro)

Ruang Lingkup

Ruang lingkup kegiatan workshop penggunaan soal berbasis aplikasi TIK meliputi : Pemahaman learning manajemen sistem (LMS) dan praktik upload soal secara mandiri menggunakan aplikasi moodle.

Tujuan Kegiatan
Tujuan dilaksanakan Workshop Penggunaan Soal Berbasis Aplikasi TIK adalah :
  1. Melaksanakan salah satu program SMA Rujukan
  2. Menyediakan sarana belajar dan penilaian bagi tenaga pendidik maupun peserta didik guna pemanfaatan TIK
  3. Meningkatkan mutu pendidikan di sekolah, baik dari sisi pembelajaran maupun penilaian sekolah
  4. Pengaksesan bahan ajar dan ujian yang disediakan oleh guru 

Sasaran

Sasaran kegiatan workshop penggunaan soal berbasis aplikasi TIK  adalah Tenaga Pendidik SMA Negeri 1 Bojonegoro dan Tenaga Pendidik dari sekolah imbas kabupaten Bojonegoro. Peserta Workshop Penggunaan Soal Berbasis Aplikasi TIK  berjumlah 52 peserta.
Dokumentasi :


Usai menempuh kegiatan belajar mengajar (KBM) selama satu semester, penilaian akhir semester gasal dan workshop pengembangan kewirausahaan SMA Rujukan tahun pelajaran 2016/2017. Sabtu [17/12/2016] Pagi pukul 09.00 wib bertempat di aula SMA Negeri 1 Bojonegoro, di penghujung akhir kegiatan semester gasal ini sekolah mengadakan kegiatan laporan capaian kompetensi (LCK) peserta didik semester gasal kepada seluruh wali murd kelas X, XI, XII dan bertempat di lapangan SMA Negeri 1 Bojonegro juga digelar kegiatan lomba kreativitas pameran dan bazar kewirausahaan SMA Rujukan. 

Kegiatan laporan capaian kompetensi (LCK) peserta didik ini dilaksanakan beberapa tahap, diantaranya untuk kelas X pengambilan LCK dijadwalkan pukul 09.00 wib, kelas XI pengambilan LCK dijadwalkan pukul 10.00 wib, sedangkan kelas XII pengambilan LCK dijadwalkan pukul 11.00 WIB. Teknis pengambilan LCK nya sendiri dapat diambil di wali kelasnya masing-masing dan ruangan yang sudah disediakan.

  


Adapun kegiatan lomba kreativitas pameran dan bazar kewirausahaan SMA Rujukan yang dibuka langsung oleh beliau ibu Dra. Hj. Sri Setyowati, M.Pd (Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro) yang disaksikan oleh seluruh warga sekolah, komite sekolah dan wali murid ini diikuti oleh seluruh peserta didik dari kelas X, XI, dan XII. Kegiatan lomba kreativitas dan bazar kewirausahaan ini merupakan implementasi dari workshop pengembangan kewirausahaan SMA Rujukan yang sudah dilaksanakan pada hari kamis [15/12/2016] yang lalu. 

Kegiatan yang dikemas dengan pameran dan bazar kewirausahaan ini, seluruh peserta didik berlomba-lomba menampilkan dan menyajikan yang terbaik untuk produk usahanya yang berbahan dasar coklat ini. Mulai dari tampilan / kemasan produk dan penataan ruang stan penjualan (display product), hingga strategi pemasaran yang atraktif yang sudah mereka lakukan membuahkan hasil yang maksimal dan menggembirakan. Target pemasaran produknya meliputi bapak/ibu guru, siswa/siswi, dan wali murid, Banyak produk usahanya, olahan coklat dan menu lainnya habis terjual.

Untuk menyemarakan kegiatan lomba kreativitas pameran dan bazar kewirausahaan SMA Rujukan ini, ditampilkan pertunjukan seni tradisional rakyat Bojonegoro teater sandur lorong putih dari peserta didik SMA Negeri 1 Bojonegoro, seni tari, dan beberapa band kelas turut tampil untuk mengisi acara kegiatan tersebut.    

Berikut beberapa dokumentasi kegiatan lomba kreativitas pameran dan bazar kewirausahaan SMA Rujukan SMA Negeri 1 Bojonegoro :


   




Propellerads


Kamis, [15/12/2016] Pagi pukul 09.00 wib bertempat di ruang lantai 2 TRRC SMA Negeri 1 Bojonegoro mengadakan Workshop Pengembangan Kewirausahaan Program SMA Rujukan. Kegiatan workshop pengembangan kewirausahaan ini merupakan kelanjutan dari salah satu program yang lain dari SMA Rujukan yang sebelumnya pernah dilaksanakan.

Kegiatan workshop yang hanya dilaksanakan 1 hari ini dibuka oleh beliau ibu Dra. Hj. Sri Setyowati, M.Pd (Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro). Kegiatan workshop diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan, perwakilan peserta didik dari kelas X, XI, dan XII serta beberapa dari tenaga pendidik pengampu mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan sekolah imbas yang ada di kabupaten Bojonegoro.

Dalam workshop pengembangan kewirausahaan SMA Rujukan ini, SMA Negeri 1 Bojonegoro mendatangkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, beliau adalah bapak Aziz Amrozi, S.Pd S.Ak (Alumni SMA Negeri 1 Bojonegoro Tahun 1989) seorang pengusaha sukses pemilik tempat wisata kampung coklat yang berlokasi di Jalan Banteng - Blorok No.18 Kademangan Blitar Jawa Timur dan bapak Ir. Agus Hari Wahyono, M.Sc, PhD 

  


Propellerads


Dalam rangka pengembangan Literasi SMA Rujukan SMA Negeri 1 Bojonegoro Th. Pelajaran 2016/2017 telah diselenggarakan beberapa lomba diantaranya :
  1. Lomba mendongeng
    Lomba mendongeng telah diselenggarakan pada hari sabtu tanggal 26 November 2016. Adapun pemenang lomba dalam kegiatan tersebut sebagai berikut :
    - Juara 1 atas nama Rima Anggelina Haq,   kelas XI-7
    - Juara 2 atas nama Rosada Febytaduri,       kelas XI-4
    - Juara 3 atas nama Awdy Paramadan T,      kelas XI-8
  2. Lomba baca cerpen
    Lomba baca cerpen telah diselenggarakan pada hari sabtu tanggal 26 November 2016. Adapun pemenang lomba dalam kegiatan tersebut sebagai berikut :
    - Juara 1 atas nama Bangkit Prasetyo,          kelas XI-5
    - Juara 2 atas nama Tasya Ayu Oktayana,     kelas XII-1
    - Juara 3 atas nama Zulkarnain Yanizar,       kelas XI-7
  3. Lomba menulis resensi buku
    Lomba menulis resensi buku telah diselenggarakan pada hari jumat tanggal 25 November 2016. Adapun pemenang lomba dalam kegiatan tersebut sebagai berikut :
    - Juara 1 atas nama Ramadhita Umitaibatin, kelas XII-5
    - Juara 2 atas nama Pramudya Tiandana W,  kelas X-6
    - Juara 3 atas nama Mei Liana Wati,             kelas XII-3
  4. Lomba literasi maksimal (perseorangan)
    Lomba literasi maksimal (perseorangan) telah diselenggarakan pada hari selasa tanggal 29 November 2016. Adapun pemenang lomba dalam kegiatan tersebut sebagai berikut :
    - Juara 1 atas nama Ken Vania,                    kelas X-8
    - Juara 2 atas nama Ajeng Puji Kurniawati, kelas XII-1
    - Juara 3 atas nama Jwalita Puspitasari,       kelas XII-4
  5. Lomba literasi maksimal (antar kelas)
    Lomba literasi maksimal (antar kelas) telah diselenggarakan pada hari selasa tanggal 29 November 2016. Adapun pemenang lomba dalam kegiatan tersebut sebagai berikut :
    - Juara 1 atas nama "Vespa Library",                  kelas XI-5
    - Juara 2 atas nama "Taman Pustaka Spy 4",      kelas XII-4
    - Juara 3 atas nama "Ventana Al-Mundo",          kelas XII-1
  6. Lomba pojok buku (perpustakaan kelas)
    Lomba pojok buku (perpustakaan kelas) telah diselenggarakan pada hari selasa tanggal 29 November 2016. Adapun pemenang lomba dalam kegiatan tersebut sebagai berikut :
    - Juara 1 atas nama "Pamali",                      kelas XII-5
    - Juara 2 atas nama "Ventana Al-Mundo",  kelas XII-1
    - Juara 3 atas nama " Inspireadtion",           kelas XII-8
Berikut beberapa dokumentasi pemenang lomba :






Propellerads


Jum'at, [18/11/2016] pukul 09.00 wib bertempat di ruang TRRC lantai 2 SMA Negeri 1 Bojonegoro mengadakan Workshop Implementasi E-raport. Kegiatan workshop Implementasi E-raport ini merupakan kelanjutan dari salah satu program yang lain dari Sosialisasi SMA Rujukan yang sebelumnya pernah dilaksanakan.

Kegiatan workshop yang hanya dilaksanakan 1 hari ini dibuka oleh kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro, beliau adalah Dra. Hj. Sri Setyowati, M.Pd. yang dihadiri oleh seluruh tenaga pendidik SMA Negeri 1 Bojonegoro dan operator dapodikmen dari beberapa sekolah imbas yang ada di kabupaten Bojonegoro. Yang bertindak selaku narasumber dalam kegiatan workshop implementasi e-raport ini beliau adalah bapak Gatot Sulistyo Budi Hutomo,S.Pd

  
E-raport merupakan aplikasi berbasis web yang databasenya langsung terintegrasi dengan aplikasi dapodikmen, bukan aplikasi berbasis desktop. Sedangkan aplikasi berbasis web adalah sebuah aplikasi yang dapat diakses melalui internet atau intranet dan aplikasi e-raport ini disusun oleh Subdit Pembelajaran SMA. 

Berikut beberapa dokumentasi workshop implementasi e-raport di SMA Negeri 1 Bojonegoro :



Propellerads