Posts

Showing posts from June, 2018

Hidup Sederhana Tanpa Logika

Image
Dapatkah kita hidup sederhana tanpa logika ? Saya membayangkan satu keluarga di desa yang hidup sederhana dan bahagia, sementara mereka jauh dari persoalan - persoalan logika yang ruwet seperti yang kita pikirkan saat ini." Yang lainnya ada yang berkata,"aku bahagia tanpa logika", "aku sukses tanpa logika," ada juga yang berkata,"Bill Gates bukan seorang ahli Logika, namun dia pengusaha produk teknology yang sukses", atau "Lihat gedung-gedung pencakar langit, jalan-jalan ibu kota yang dibangun dengan teknology canggih, mesin-mesin pabrik, teknology industri, komputer dsn robot, semua dapat dapat dibikin oleh manusia-manusia yang sama sekali tidak mengenal Logika." Sungguh... Ucapan-ucapan demikian itu terlihat "lucu", agak sedikit aneh dan bodoh. Pikiran harus kita gunakan untuk menyelesaikan masalah dalam hidup ini, bukan digunakan untuk membuat masalah baru. Kerumitan suatu bidang ilmu pengetahuan, bukanlah masalah

Lebaran Ketupat

Image
Hari ini, Jumat 8 Syawal adalah momen di mana kaum muslimin menuntaskan puasa sunnahnya yang dimulai satu hari setelah Idul Fitri. Ada dua kali pelaksanaan Lebaran yang dikenang masyarakat Jawa pada umumnya, yaitu Idul Fitri dan Lebaran Ketupat. Idul Fitri dilaksanakan tepat pada tanggal 1 Syawal, sedangkan tradisi Lebaran ketupat adalah sepekan sesudahnya (8 Syawal). Banyak masyarakat membuat makanan di lebaran ketupat ini. Mereka berdatangan membawa makanan buatan mereka masing-masing. Kelihatan seru sekali, karena satu sama lain saling menghadiahkan makanan tersebut untuk saudaranya.  Tahukah saudara, tradisi saling silaturahmi dan menyenangkan orang lain dengan makanan ala kadarnya ini disebut "lebaran ketupat". Karena umumnya makanan yang mereka buat adalah ketupat. Ketupat adalah jenis makanan yang dibuat dari beras yang dimasukkan ke dalam anyaman daun kelapa (janur) yang dibuat berbentuk kantong yang kemudian dimasak dalam waktu lama. Tanggal 8 S

Daya Paksa Argumen

Image
Kita menggunakan argumentum ad judiciam maupun argumentum ad verecundiam, kita tidak dapat memaksa orang lain untuk menerima pendapat kita.  Tetapi, argumen itu sendiri memiliki daya paksa, sehingga jika tidak dengan sukarela, maka orang akan dipaksa oleh kekuatan argumen itu sendiri untuk menerimanya sebagai kebenaran. Dengan demikian, tidak perlu dan jangan memaksa orang lain menerima pendapat kita, karena itu tidak berguna. Jika harus dipaksa, maka biarkan kekuatan argumen itu sendiri yang memaksanya.  Semua orang , cepat atau lambat akan tunduk pada kebenaran, apakah dengan sukarela atau terpaksa. Karena kebenaran itu memiliki kekuatan untuk memaksa. Misalnya, argumentum ad judiciam yang kebenarannya bersifat mutlak, pastilah membuat orang mengakui dan menerima kebenarannya, entah secara terpaksa atau rela hati. Karena dia tidak dapat menemukan celah untuk menyangkal. Problemnya, kita tidak selalu mampu membantu orang lain untuk mengerti sesuatu sebagai argumentum ad judicia

Kontradiksi Keyakinan

Image
Setiap keyakinan pasti memiliki kontradiksinya. Karena itu, jika suatu keyakinan benar, maka pasti keyakinan yang berlawanan dengannya salah. Pemahaman akan prinsip ini penting, agar kita tidak menganut konsep yang absurd, yang membenarkan semua keyakinan walaupun satu sama lain saling bertentangan.  Contoh 1 :   Ada seseorang diduga menderita penyakit jantung, dia membaca di internet bahwa konsumsi obat jantung tidak boleh bersamaan dengan konsumsi buah pisang. Tapi dia ragu dengan kebenaran informasi tersebut, lalu dia bertanya kepada dokter, "dok bolehkah saya makan pisang ?"  Dokter tersenyum, "Ya boleh kalau suka. Emang kenapa ?"  "Soalnya saya baca diinternet, obat jantung tidak boleh dikonsumsi barengan pisang, dok. Apa benar ?" tanya nya.  "Ah.. Enggak.... Selama saya kuliah kedokteran, gak pernah saya diajarin kayak gitu. Makan aja kalau mau."  Disini terdapat kontradiksi :  A) Setiap obat jantung boleh dikon

Salamatush Shadr

Image
Salamatush Shadr adalah menghilangkan sifat iri, dengki, hasad, dan benci. Salamatush Shadr merupakan sebuah sifat dari sifat-sifat penghuni jannah.  Allah Ta'ala berfirman yang artinya : "Dan orang-orang yg datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa, 'Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yg beriman; Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Hasyr : 10)  Rasulullah bersabda, 'Manusia yang paling utama adalah mereka bersih hatinya lagi jujur lisannya.' Para sahabat bertanya, 'Adapun lisan yg jujur kami sudah mengenalnya, maka apakah yg dimaksud hati yg bersih?' Rasulullah menjawab, 'Yaitu yang bertakwa dan yang bersih; tidak berbuat dosa, aniaya, tidak mendendam, tidak pula mendengki." (HR. Ibnu Majah). [Kitab Haakadzaa Kaana Ashshoolihuu

Dhihar

Image
Dhihar adalah menyerupakan istri atau sebagiannya dengan semua atau sebagian wanita yang haram atasnya selama lamanya, seperti mengatakan: “kamu atas aku adalah seperti ibuku...” atau “seperti punggung saudariku...” dan ucapan semacam itu.  Jaman jahiliyyah bila seorang laki-laki marah kepada istrinya karena suatu hal terus dia berkata: (kamu atas aku adalah seperti punggung ibuku) maka si istri terthalaq darinya. Kemudian tatkala datang Islam, ia menyelamatkan wanita dari kesulitan ini, dan ia menjelaskan bahwa dhihar adalah kemungkaran dari ucapan dan kebohongan, karena ia berdiri tanpa landasan, di mana istri itu bukan ibu sehingga menjadi haram seperti ibu, dan Islam menggugurkan hukum ini serta menjadikan dhihar sebagai hal yang mengharamkan istri sampai suaminya menunaikan kaffarat dhihar dari apa yang muncul darinya.  Bila suami men-dhihar istrinya dan terus ingin menggaulinya maka haram atas dia menggaulinya sampai dia menunaikan kaffarat dhihar.  🏷 Hukum dh

Logika Mempermudah Bahasa

Image
Salah satu manfaat mempelajari ilmu logika dapat mempermudah dalam menyampaikan suatu konsep pada orang lain, sehingga orang lain dapat memahaminya dengan mudah pula. Dengan demikian meminimalisir kesalah-fahaman. Tetapi, alih-alih menjadi mudah mengerti, terkadang bahasa logika terlihat lebih rumit dan menimbulkan lebih banyak kesalah-fahaman. Hal ini karena tidak selalu mudah untuk mengkonversi bahasa logika ke dalam bahasa sehari-hari yang sederhana, yang bisa dimengerti oleh mereka yang awam.  Sehingga muncul pertanyaan, sebenarnya apakah logika itu mempermudah atau memperumit teknis dalam menjelaskan suatu konsep ? Jawabannya adalah "tentu untuk mempermudah". Tetapi mengapa sebagian orang melihatnya seakan-akan logika mengubah bahasa yang sederhana menjadi lebih rumit ?  Sebagai contoh, berikut ini pernyataan-pernyataan implikasi tentang gula pasir ---------------------- Tentu kita tidak menyangkal bahwa fungsi gula pasir adalah untuk pemanis makanan atau minu

Bagaimana Cara Menghidupkan Logika ?

Image
Agar logika hidup, harus ada perkembangan mental. Jika mental berkembang, maka logika hidup. Namun berkembangnya mental, tidak sama dengan berkembangnya pengetahuan. Karena ada orang yang pengetahuannya terus berkembang, namun mentalnya tidak berkembang, maka logikanya mati. Dengan demikian, hidupnya logika, bukan dengan berkembangnya pengetahuan, tapi dengan berkembangnya mental.  Salah satu cara mengembangkan mental adalah dengan  mengawasi pikiran ketika dan sadar dan berpikir. Di sini berarti pikiran mengawasi dirinya sendiri. Dengan mengawasi jalannya pikiran itu, kita akan menyadari kesalahan-kesalahannya, sehingga di sini dapat disadari pentingnya peran logika dalam mencegah pikiran dari kekeliruan. Dalam upaya mencegah pikiran dari kekeliruan itu, maka pengetahuan berkembang. Bila sudah demikian, jelas perkakas logika akan berfungsi sebagaimana mestinya.  Tanpa mengawasi pikiran, maka seringkali tanpa disadari pikiran ini membuat penalaran-penalaran yang keliru. Seti

Syair Perpisahan

Image
SYAIR PERPISAHAN مُوَدَّعْ مُوَدَّعْ يَا رَمَضَانْ و نَسْتَوْدِعُ اللهَ شَهْرَ الصّيَامْ Selamat tinggal bulan Ramadhan  Kami titipkan kembali bulan puasa ini kepada Engkau Ya Allah صَلَاةٌ مِنَ اللهِ وَ أَزْكىَ السَّلاَمْ  عَلىَ الْمُصْطَفَى احْمَدْ شَفِيْعِ اْلأَناَمْ Teriring shalawat dan salam yang paling indah kepada Nabi Al-Mustofa pemberi syafa'at bagi manusia سَلاَمٌ سَلاَمٌ كَمِسْكِ الْخِتَامْ  عَلىَ شَهْرِ رَمْضَانَ شَهْرِ الصِّيَامْ Selamat berpisah dengan perpisahan yang harum bagimu wahai Ramadhan bulan berpuasa سَلاَمٌ عَلَيْكَ شْرَحْتَ الصُّدُوْرْ  وَ نَالَ بِكَ الصَّائِمُوْنَ الْمَرَامْ Selamat berpisah wahai bulan yang telah melapangkan dada kami dan memberi segala cita-cita kami  سَلاَمٌ يُضَاعَفُ فِي كُلِّ حِيْنْ  عَلَيْكَ مِنَ اللهِ بَارِي اْلأَنَامْ Selamat berpisah wahai bulan yang waktunya berlipat ganda nilainya dari Allah سَلاَمٌ عَلَيْكَ سَلاَمٌ عَلَيْكَ  مِنَ اللهِ يُمْلِي الْعَوَالِمْ دَوَامْ Selamat b

Panduan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Jenjang SMA Tahun 2018

Image
Tahun 2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia secara resmi melarang kegiatan MOS yang dilakukan oleh pelajar, karena rawan terjadi aksi perploncoan maupun kekerasan yang dilakukan senior terhadap siswa baru. Sebagai gantinya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 yang berisi tentang tata cara pelaksanaan kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru yang menghilangkan stigma negatif tentang pelaksanaan masa orientasi siswa yang terjadi saat ini. Di dalam Permendikbud tersebut, tidak boleh lagi  diadakan  kegiatan  yang  berisi  atau  menjurus  kepada  perploncoan atau kegiatan lain yang merugikan peserta didik baru. Selanjutnya, yang bertanggung jawab atas terlaksananya kegiatan ini adalah kepala sekolah. Apabila ditemukan pelanggaran, maka sanksi yang diberikan kepada sekolah, mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor  18  Tahun  2016  tentang  Pengenalan  Lingkung

Bagaimana Cara Menilai Benar atau Salah Sebuah Produk Jurnalistik

Image
Dengan memilah jenis informasinya kepada empat bentuk argumentum, judiciam, verecundiam, hominem dan ignoratium.  kita tidak dapat memastikan kebenaran informasi selain jenis judiciam. dan di dalam informasi-informasi yang penuh dengan vercundiam, ktia dapat membuat analisis logika, serta menguji validitasnya, sehingga melahirkan informasi-informasi judiciam yang kebenarannya terbantahkan.  kita dapat melakukan hal itu terhadap produk jurnalistiknya atau muatan informasi yang terkandung dalam produk tersebut. dengan kata lain, kita dapat mengalisis apakah seorang jurnalis yang melakukan kebohongan ataukah narasumber itu yang berbohong. Misalnya, benarkah Amien Rais mengatakan bahwa "Allah malu bila tidak memenangkan Prabowo jadi Presiden" ? karena bisa jadi informasi tersebut hanya hoax. Karena itu, informasi tersebut hanya bisa dipastikan kebenarannya dengan cara bertanya langsung kepada Amien Rais. Tapi apabila tidak bisa bertanya langsung, maka abaikan saja dan foku

Pembagian Laporan Capaian Kompetensi (LCK) Peserta Didik Semester Genap Tahun Pelajaran 2017/2018

Image
Usai menempuh kegiatan belajar mengajar selama satu semester dan kegiatan penilaian akhir tahun. Sabtu [09/06/2018] pagi pukul 08.00 wib SMA Negeri 1 Bojonegoro mengadakan kegiatan Laporan Capaian Kompetensi (LCK) peserta didik tahun pelajaran 2017/2018 bertempat di aula SMA Negeri 1 Bojonegoro.  Sebelum Laporan Capaian Kompetensi (LCK) peseta didik dibagikan kepada seluruh wali murid, terlebih dahulu sekolah dalam hal ini Kepala SMAN 1 Bojonegoro (Dra. Sri Setyowati, M.Pd) memberikan alih informasi kepada wali murid terkait program sekolah yang sudah dilaksanakan dengan baik selama satu tahun pelajaran 2017/2018, penyampaian informasi torehan prestasi-prestasi sekolah yang patut disyukuri dan dibanggakan mulai dari prestasi hasil ujian nasional kelas 12 yang mampu meraih predikat terbaik di provinsi Jawa Timur dan prestasi olympiade sains nasional beberapa siswa SMA Negeri 1 Bojonegoro akan ikut ajang kompetisi dalam seleksi olympiade sains tingkat nasional beserta torehan pr

Belajar Membaca Ekspresi Logika Pada Paragraf Bahasa Kata

Image
Belajar Ilmu Logika tidak cukup sekedar mengerti, tetapi juga perlu untuk "terampil". Dan ini membutuhkan latihan berulang-ulang.  Salah satu yang perlu dilatih adalah keterampilan membaca ekspresi logika pada bahasa Kata, yaitu bahasa biasa yang tidak menggunakan variabel-variabel. Caranya adalah sebagai berikut : Tandai setiap kalimat yang berbeda dengan variabel yang berbeda Hati-hati dengan bentuk kalimat berbeda, bisa jadi makna nya sama. Seperti kalimat aktif dan pasif. Contohnya "Rahman menendang bola", itu sama maknanya dengan " Bola ditendang Rahman". Dengan demikian, dua kalimat yang berbeda tersebut harus ditandai dengan variabel yang sama. Selain kalimat aktif dan pasif, ada juga pembalikan dan pemutaran kalimat, di mana bentuknya beda, tapi maknanya sama, sehingga tetap harus menggunakan variabel yang sama. Bandingkan dengan kalimat berikut : Rahman Ingin mencium Santi Santi ingin dicium Rahman

Peringatan Malam Nuzulul Qur'an di SMA Negeri 1 Bojonegoro

Image
Malam Nuzulul Qur'an tanggal 22 Ramadhan pada hari kamis [7/6/2018] malam di SMA Negeri 1 Bojonegoro telah diperingati oleh seluruh warga sekolah. Kegiatan ini terlaksana melalui program kerja OSIS sie- 1 (Pembinaan Keimanan dan Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa) SMA Negeri 1 Bojonegoro. Hadir pada peringatan malam Nuzulul Qur'an beliau ustadz Joko selaku penceramah dan pemberi tausiyah , ustadz Dwiki imam sholat maghrib, sholat isya', dan sholat tarawih, seluruh dewan guru, staff tata usaha, dan seluruh siswa siswi SMA Negeri 1 Bojonegoro. Peringatan malam Nuzulul Qur'an di SMA Negeri 1 Bojonegoro yang pelaksanaanya dimulai sore hari pukul 15.30 wib ini di awali dengan kegiatan tadarus al qur'an bersama seluruh siswa/siswi di halaman sekolah. Usai kegiatan tadarus al qur'an, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian tausiyah oleh ustadz Dwiki jelang menunggu persiapan waktu sholat maghrib.  Acara buka bersama dimulai kurang lebih pukul 17.35 s

[Peduli Alumni Untuk Almamater] Alumni Angkatan '84 Kembali Berikan Bantuan Pendidikan di Tahun 2018

Image
Di bulan suci ramadhan ini bulan yang didalamnya banyak keutamaan. Kembali bentuk "Peduli Alumni Untuk Almamater" salah seorang alumni SMAN 1 Bojonegoro angatan '84 (dr. Retno Hernik M, S.pA) berbagi rezeki memberikan santunan berupa bantuan pendidikan kepada 5 siswa SMA Negeri 1 Bojonegoro yang baru saja lulus di tahun ini. Bantuan pendidikan yang diberikan kepada 5 alumni yang kurang mampu dan berprestasi ini masing-masing menerima bantuan pendidikan sebesar Rp. 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah). Penyerahan bantuan pendidikan disaksikan langsung oleh beliau ibu Dra. Hj. Sri Setyowati, M.Pd (Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro). Semoga niat baik bantuan pendidikan bentuk "Peduli Alumni Untuk Almamater" ini, dicatat sebagai bentuk amalan ibadah di bulan suci Ramadhan dan mendapatkan balasan kebaikan  Aamin. Berikut alumni  penerima bantuan pendidikan : Andi Muchtar Machbub (Alumni Angkatan 2018 SMA Negeri 1 Bojonegoro) Rara Fajrina Maharani (

Jangan Uraikan Lagi Ramadhan Yang Telah Engkau Rajut

Image
Sudah sampai mana tadarus kita ? Apakah telah bertemu Surat An-Nahl? Ternyata, dalam ayat 92 dari surat tersebut ada sebuah cerita tentang seorang perempuan di Mekkah yang pekerjaannya memintal benang. Perempuan ini sedikit mengalami gangguan kejiwaan di masa lalu, sehingga perilakunya tidak masuk akal. Hasil rajutan yang ia pintal sepanjang siang akan dirombaknya kembali ketika malam. Begitulah setiap harinya.  Padahal pekerjaan seorang perajin tenun itu bukan hal mudah. Sungguh butuh kesabaran sehingga ia mencapai hasil sejauh itu. Tinggal sedikit lagi ia menikmati rajutannya, tetapi justru ia menguraikan lagi. وَلاَ تَكُونُواْ كَالَّتِي نَقَضَتْ غَزْلَهَا مِن بَعْدِ قُوَّةٍ أَنكَاثًا “Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai kembali.” Ayat ini turun berhubungan dengan iklim politik saat itu. Bahwa sekelompok orang pekerjaannya membela kaum yang kuat, bukan yang benar. Sehingga

Ramadhan Dua Jam Sehari

Image
Pertanyaan ini bisa untuk menguji kadar Ramadhan pada diri kita. Jika saudara berani menanyakan hal ini pada diri kita, insya Allah baik juga. Pertanyaannya seperti ini,  "Dalam sehari semalam, berapa banyak rutinitas kita yang berbeda antara bulan biasa dengan bulan Ramadhan?" Ketika kita berani jujur kepada diri sendiri, ternyata tidak banyak. Bahkan sedikit sekali. Aktivitas pagi, tampaknya sama saja seperti sebelum Ramadhan. Kesibukan siang, juga tidak ada bedanya.  Kegiatan sore, hanya berbeda sedikit saja. Dan istirahat malam, pun nyaris tidak ada perbedaan yang mencolok dalam rutinitas harian.  Perbedaan yang paling jelas antara bulan biasa dengan bulan Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari, hanya ketika sahur, berbuka puasa, dan shalat tarawih.  Kalau mau dijumlahkan, kesibukan yang berbeda itu ada pada setengah jam sebelum Subuh (makan sahur), setengah jam setelah Magrib (berbuka puasa), dan satu jam setelah Isya (shalat tarawih). Kurang lebih j

Sintaksisme

Image
Ilmu Logika adalah sintaksisme, yaitu ilmu yang mempelajari sintaks kalimat. Sintaksisme bukan hanya ilmu logika, namun ilmu logika adalah salah satunya.  Objek kajian sintaksisme adalah sintak kalimat itu sendiri. Karena itu, pernyataan-pernyataan, argumentasi atau sebuah susun pikiran, apabila sintak kalimatnya sama, variabelnya sama, maka valid nya harus sama.  Contohnya : Setiap A adalah B Setiap B adalah C Jadi, Setiap A adalah C Silahkan ganti variabel A, B, C dengan sembarang kata, maka itu validitas tiada beda. Misalnya : A = Kuda B = Sapi C = Pohon Sehingga menghasilkan kalimat : Setiap Kuda adalah sapi Setiap Sapi adalah pohon Jadi, setiap Kuda adalah pohon Susun pikiran ini sudah benar, argumentasinya Valid dan Konklusinya logis, walaupun nilai seluruh proposisinya adalah salah.  Validitas argumen adalah berdasarkan sintak kalimatnya, bukan berdasarkan makna dari kata-katanya. Di sini, benar-benar harus dapat dibedakan antar